<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: BUMN Badan Usaha Milik Negara</title>
	<atom:link href="http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/</link>
	<description>CPNS PNS BUMN Info lowongan kerja pekerjaan karir lowongankerja 2008 calon pegawai negeri sipil bank administrasi pertamina pln telkom telkomsel semen gresik pupuk kaltim IT migas PMA spg/spb dll peluang lamaran kerja karir pekerjaan (Job Career Vacancy Opportunity) di wilayah Indonesia dki jakarta bandung yogyakarta surabaya bali medan dll dan Luar Negeri bagi Warga Indonesia. Bagi perusahaan atau penginformasi lowongan kerja, anda dapat mengirimkan iklan "Lowongan Kerja" melalui karir.kerja[at]gmail[dot]com.    Click for Info Lowongan Kerja. Powered by RSS Feed Digest</description>
	<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 06:07:15 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: tonga</title>
		<link>http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-3133</link>
		<dc:creator>tonga</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 14:33:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-3133</guid>
		<description>saya bs coba untuk ikut recruitment kan..?!
send me a letter to my email please...
thanks..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya bs coba untuk ikut recruitment kan..?!<br />
send me a letter to my email please&#8230;<br />
thanks..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: m ihsan dacholfany (alumnus Gontor)</title>
		<link>http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-3060</link>
		<dc:creator>m ihsan dacholfany (alumnus Gontor)</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 09:10:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-3060</guid>
		<description>PENGUASAAN METODE MEDIA KOMUNIKASI
Oleh M Ihsan Dacholfany M.Ed



Untuk mencapai hasil belajar mengajar yang maksimal, guru harus menguasai metode media komunikasi dan terampil menggunakan berbagai alat bantu pengajaran.

1.	Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penetapan Metode
Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi dalam penetapan metode yang akan digunakan sebagai alat dan cara penyajian bahan pengajaran, yaitu :
a)	Tujuan Instruksional Khusus
Merupakan unsur utama yang harus dikaji dalam rangka menetapkan metode. Metode yang hendak dipergunakan itu harus sesuai dengan tujuan, karena tujuan itulah yang menjadi tumpuan dan arah untuk memperhitungkan efektivitas suatu metode.
Ciri-ciri yang terkandung dalam setiap tujuan instruksional khusus akan diperoleh dengan mengamati kejelasan tujuan, aspek dan tingkat-tingkat kemampuan yang diharapkan dari setiap aspek yang bersangkutan. Kejelasan tujuan menunjuk kepada hasil belajar, sedang tingkat-tingkat kemampuan menunjuk kepada deskripsi dari bentuk-bentuk hasil belajar.
b)	Keadaan Peserta didik
Merupakan unsur yang harus diperhitungkan, karena metode-metode yang hendak ditetapkan itu merupakan alat untuk menggerakan mereka agar dapat mencerna/mempelajari bahan yang akan disajikan.
c)	Materi atau Bahan Pengajaran
Mengingat isi, sifat dan luasannya, maka guru harus mampu menguraikan ilmu atau kecakapan dan apa-apa yang akan diajarkannya ke dalam bidang ilmu atau kecakapan yang bersangkutan.
d)	Situasi
Yang dimaksud situasi disini ialah suasan belajar atau suasana kelas. Termasuk suasana yang bersangkut-paut dengan keadaan peserta didik, seperti kelelahan dan semangat belajar, keadaan cuaca, keadaan guru, misalnya sudah lelah atau tiba-tiba mendapat “tekanan” (stress), keadaan kelas-kelas yang berdekatan yang mungkin mengganggu atau terganggu karena penggunaan suatu metode.
e)	Fasilitas
Ialah segala sesuatu yang dapat mempermudah upaya atau memperlancar kerja dalam rangka mencapai sustu tujuan. Fasilitas dibagi dua yaitu :
•	Fasilitas yang bersifat fisik, seperti tempat dan perlengkapan belajar dikelas, alat-alat peraga pengajaran, buku pelajaran dan perpustakaan, tempat perlengkapan berbagai praktikum laboratorium atau keterampilan kesenian, keagamaan dan olahraga.
•	Fasilitas yang bersifat non fisik, seperti “ruang gerak”, waktu, kesempatan, biaya dan berbagai aturan serta kebijaksanaan pimpinan sekolah.
f)	Guru
Setiap guru memiliki pribadi keguruan masing-masing. Pribadi keguruan harus senantiasa diperkembangkan untuk menyempurnakan penguasaan terhadap berbagai kompetensi di bidang keguruan.
g)	Kebaikan dan Kelemahan Metode-metode
Tidak ada metode yang “jelek” atau metode yang “baik”. Yang penting diperhitungkan guru dalam menetapkan metode adalah mengetahui batas-batas kebaikan dan kelemahan metode yang akan dipergunakannya.

2.	Metode Media Komunikasi
A. Metode Demonstrasi
Dipakai untuk menggambarkan suatu cara mengajar yang pada umumnya menggabungkan penjelasan verbal dengan suatu kerja fisik atau pengoperasian peralatan, barang atau benda.
(1)	Manfaat Penggunaan Demonstrasi
	Perhatian peserta didik dapat dipusatkan kepada hal-hal yang dianggap penting oleh guru
	Dapat mengurangi kesalahan-kesalahan dalam “menangkap dan mencerna” bila dibandingkan dengan hanya membaca buku
	Beberapa masalah yang dapat menimbulkan pertanyaan dapat terjawab
	Menghindari “coba-coba dan “gagal yang banyak memakan waktu belajar, disamping praktis dan fungsional


(2)	Mempersiapkan Suatu Demonstrasi
Secara umum untuk melakukan demonstrasi yang baik diperlukan :
a.	Perumusan tujuan instruksional khusus yang jelas
b.	Menetapkan garis besar langkah-langkah demonstrasi yang akan dilaksanakan
c.	Mempertimbangkan waktu yang dibutuhkan
d.	Mempertimbangkan penggunaan alat bantu pengajaran lainnya
e.	Menetapkan rencana untuk kemajuan murid

B. Metode Dramatisasi
Dramatisasi mempernyata peristiwa-peristiwa yang abstrak atau kisah-kisah yang lampau, karena itu menarik minat dan menyebabkan peserta didik bergairah untuk bekerja sama disamping untuk memberikan kepuasan belajar.
(1)	Manfaat Dramatisasi
	Menyalurkan ekspresi anak-anak ke dalam kegiatan yang menarik dan menyenangkan
	Mendorong aktivitas, inisiatif dan kreatifitas
	Memahami isi cerita secara lebih baik
	Membantu menghilangkan rasa malu, perasaan rendah diri, keseganan dan keengganan serta kemurungan
	Mengajar murid untuk saling bantu membantu, bekerja sama dalam melakukan dramatisasi 

 (2) Bentuk-bentuk Dramatisasi
a.	Permainan bebas
b.	Melakonkan suatu cerita
c.	Sandiwara boneka dan wayang
	Melalui media ini berbagai pelajaran dapat dipelajari oleh anak dan pengalaman-pengalaman yang diperolehnya dapat membantu mereka untuk :
	Menemukan dan mengembangkan bakat-bakat yang terpendam
	Mengembangkan perbendaharaan bahasa/kata, melatih berbicara dan mengucapkan suatu kata secara baik
	Memperluas kecakapan tetentu sesuai dengan minat anak
	Memperoleh pengetahuan tentang hal-hal tertentu, misalnya mengenai kependudukan industri dan kesenian/keagamaan
C. Metode Sosiodrama dan bermain Peran
Sosiodrama berarti lakon dalam masyarakat atau dapat diartikan dengan tingkah laku manusia di dalam hubungan masyarakat. Sedangkan bermain peranan berarti peserta didik memainkan suatu peranan. Dan yang dimainkan itu ialah tingkah laku manusia di dalam hubungan sosial.
	Dengan demikian metode sosiodrama dan bermain peranan ialah penyajian bahan dengan cara penyajian memperlihatkan peragaan, baik dalam bentuk uraian maupun kenyataaan. Semuanya berbentuk tingkah laku dalam hubungan sosial yang kemudian diminta beberapa orang peserta didik untuk memerankannya.

1)	Penggunaan metode sosiodrama. 
Metode sosiodrama digunakan dalam rangka mencapai tujuan-tujuan yang mengandung sifat-sifat sebagai berikut:
a.	Memahami perasaan orang lain.
b.	Membagi pertanggungan jawab dan memikulnya.
c.	Menghargai pendapat orang lain.
d.	Mengambil keputusan dalam kelompok.
e.	Membantu penyesuaian diri dengan kelompok.
f.	Memperbaiki hubungan sosial.
g.	Mengenali nilai-nilai dan sikap.
h.	Melakukan ajar ulang atau memperbaiki sikap-sikap yang salah.

2)	Manfaat penggunaan metode sosiodrama
Manfaat dari metode sosiodrama antara lain:
a.	Melatih untuk berinisiatif dan berkreasi. Peserta didik dituntut mengemukakan pendapatnya, menggunakan fantasi dan tanggapannya ketika memainkan peranan tanpa teks.
b.	Melatih untuk mengikuti isi pembicaraan, menganalisis dengan cepat dan mengambil keputusan /kesimpulan dalam waktu singkat, karena ia dituntut berpartisipasi dalam pembicaraan mengenai hubungan sosial yang didramatisasikan.
c.	Memupuk bakat senidrama dan menumbuhkan serta membina kerja sama diantara para pemeran.
d.	Membina dan mengembangkan bahasa lisan secara aktif maupun pasif (mengeluarkan dan menerima pendapat).
e.	Sebagai alat peraga yang efektif untuk memperlihatkan atau membentuk pengertian mengenai hal-hal yang berkenaan masalah hubungan sosial.

3)	Langkah-langkah sosiodrama
a)	Persiapan
Yaitu mempersiapkan masalah hubungan sosial yang akan diperagakan atau pemilihan tema cerita.
b)	Penentuan pelaku atau pemeran
c)	Permainan sosiodrama
Para pelaku memainan sosiodrama sesuai dengan imajinasi atau daya tangkap masing-masing sampai pada suatu klimaks tertentu.
d)	Diskusi
Diskusi berkisar pada tingkah laku para pemeran dalam hubungannya dengan tema cerita.
e)	Ulangan permainan

D. Metode Diskusi
	Diskusi kelompok dimaksudkan disini sebagai suatu proses pendekatan dari  peserta didik dalam memecahkan berbagai masalah secara analitis dan ditinjau dari berbagai titik pandangan. Tujuannya adalah menemukan pemecahan masalah.
1.	Manfaat Metode Diskusi
a.	Membantu peserta didik untuk tiba pada pengambilan keputusan yang lebih baik karena terdapat berbagai sumbangan pemikiran dari para peserta lainnya.
b.	Mereka tidak terjebak pada jalan pikirannya sendiri yang kadang-kadang salah, penuh prasangka dan sempit, karena dengan diskusi ia mempertimbangkan alasan-alasan orang lain.
c.	Berbagai diskusi timbul dari percakapan guru dan peserta didik mengenai seatu keiatan belajar yang akan mereka lakukan sehingga diharapkan hasil belajarnya lebih baik lagi.
d.	Diskusi kelompok/kelas  memberi motivasi terhadap berpikir dan meningkatkan perhatian kelas terhadap apa-apa yang mereka pelajari, karena itu dapat mmbantu peserta didik menjawab pertanyaan guru dengan alasan-alasan yang memadai.
e.	Membantu mendekatkan atau mengeratkan  hubungan antara kegiatan kelas dengan tingkat perhatian dan derajat pengertian dari para anggota kelas, karena dari pembicaraan itu  mereka berkesempatan menarik hal-hal baru yang mereka butuhkan
f.	Apabila dilaksanakan dengan cermat maka diskusi dapat merupakan cara belajar yang menyenangkan dan merangsang pengalaman, karena dapat merupakan pelepasan ide-ide dan pendalaman wawasan mengenai sesuatu.

2.	Pengunaan metode diskusi
a.	Menarik minat dan sesuai dengan kematamgan serta kebutuhan peserta didik.
b.	Mempunyai beberapa kemungkinan jawaban yang dapat dipertahankan kebenarannya.
c.	Pada umumnya dapat menghasilkan jawaban-jawaban yang lebih mengutamakan jalan pikiran, berisi pertimbangan dan perbandingan atau pengajuan alasan-alasan (argumentasi).
Langkah-langkah penyelenggaraan diskusi
	Membicarakan masalah yang akan didiskusikan  dibawah pimpina guru.
	Peserta didik dibawah pimpina guru membentuk kelompok-kelompok diskusi.
	Peserta didik berdiskusi dalam kelompoknya masing-masing dan guru mengawasi, membimbing, atau menjawab pertanyaan-pertanyaan kelompok/anggota.
	Melaporkan hasil diskusi kelompok.
	Semua peserta didik mencatat hasil diskusi dan secara bersama bertanggung jawab atas keberhasilan pelaksanaan putusan musyawarah tersebut.

3.	Peranan guru atau pemimpin diskusi (ketua)
•	Pengatur lalu lintas pendapat
•	Dinding penangkis bagi pertanyaan yang diajukan pada pimpinan agar diskusi tetap hidup.
•	Penunjuk jalan.
4.	Peranan peserta
	Satu sama lain harus saling mengenal.
	Peserta harus sudah mempersiapkan diri.
	Para peserta harus berusaha berpikir dengan berpijak kepada masalah dan harus menilai pembicaraannya/gagasannya dari kacamata ide-ide dan fakta baru yang berkembang  dalam diskusi.
	Para peserta harus cukup “sabar dan menarik”.
	Para peserta harus mengembangkan rasa kebersamaan  kelompok.
	Diskusi harus tetap berpegang pada pokok masalah.
	Para peserta dapat saling membantu.

E. Metode Kerja kelompok
Metode kerja kelompok adalah penyajian materi dengan cara pemberian tugas-tugas kepada kelompok-kelompok belajar yang sudah ditentukan dalam rangka mencapai tujuan.
1.	Penggunaan metode kerja kelompok
Metode kerja kelompok digunakan dalam rangka mencapai tujuan-tujuan sebagai berikut:
	Memperoleh penguasaaan atas bahan pengajaran.
	Membina kerjasama diantara para peserta didik.
	Memupuk dan memelihara rasa persatuan dan kesatuan kelompok.
	Melatih kepemimpinan peserta didik.
	Mengembangkan rasa setia kawan dan sikap tolong menolong.
	Memberi peluang untuk berinisiatif dan “mewujudkan diri” secara positif dengan memuat perencanaan dan kegiatan-kegiatan untuk kepentingan bersama.
	Mengarahkan pertumbuhan dan perkembangan kepribadian peserta didik ke dalam hidup kebersamaan dalam masyarakat.
2.	Langkah-langkah metode kerja kelompok
a)	Membentuk kelompok.
b)	Pemberian tugas pada kelompok.
c)	Masing-masing kelompok mengerjakan tugasnya.
d)	Guru atau guru bersama peserta didik melakukan bukan saja terhadap hasil kerja yang dicapai kelompok, melainkan juga terhadap cara bekerjasama dan aspek-aspek lain sesuai dengan tujuannya dan meliputi penilaian individual, kelompok, maupun kelas sebagai suatu kesatuan.

3.	Jenis dan struktur kerja kelompok
Terdapat dua jenis kerja kelompok yaitu:
	Kerja kelompok jangka pendek, yang pada umumnya cukup dilaksanakan pada satu kali pertemuan.
	Kerja kelompok jangka panjang, yang hanya dapat diselesaikan setelah beberapa kali pertemuan.

4.	Dasar-dasar pengelompokan peserta didik.
Pengelompokan peserta didik dapat didasarkan pada:
o	Perbedaan individual. Misalnya perbedaan dalamkemampuan  belajar atau dalam minat mempelajari sesuatu seperti bahasa, matematika,dsb.
o	Fasilitas belajar. 
o	Pembagian pekerjaan.
o	Peningkatan partisipasi peserta didik
o	Perbedaan jenis kelamin.

5.	Faktor-faktor yang mempengaruhi kerja kelompok
	Kecerdasan individual, yaitu banyak terdapat anggota kelompok yang cerdas akan semakin baik hasilnya, dan sebaliknya.
	Keakraban kelompok terhadap bidang masalah yang dihadapi msupun terhadap cara-cara kerjasama dalam kelompok.
	Harmonis tidaknya atau keserasian hubungan emosional dan hubungan antarpribadi dalam kelompok.
	Ada tidaknya semangat dan kegairahan kerja dalam kelompok.
	Berat ringannya atau sukar tidaknya tugas-tugas yang dihadapi dalam kelompok.
	Besar kecilnya jumlah anggota kelompok dan kemampuan pemimpin kelompok untuk menciptakan suatu struktur kerja kelompok yang baik dan memadai.




F. Studi Kemasyarakatan
Dalam kegiatan studi kemasyarakatan, ada beberapa metode yang dapat dikembangkan antara lain:

1)	Karyawisata
Karyawisata adalah suatu kunjungan ke suatu tempat di luar kelas yang dilaksanakan sebagai bagian integral dari kegiatan akademis dan terutama dalam rangka  mencapai tujuan pendidikan. Keuntungan yang dapat diraih dari karyawisata bagi pendidikan antara lain:
	Dapat mempelajari sumber bahan yang riil sehingga peserta didik dapat menghayati kenyataan yang sesungguhnya.
	Dalam karyawisata terbuka peluang bagi anak untuk mengembangkan rasa tanggung jawab, disiplin diri, inisiatif, harga diri dan mengadakan hubungan baik antara sesama mereka sendiri yang dapat menghasilkan hubungan baik dengan masyarakatnya.
	Memperbesar dan memperluas minat serta perhatian terhadap tugas-tugas yang diberikan sekolah kepada mereka.
	Dapat merangsang pencurahan isi pikiran baik secara lisan maupun tulisan.
	Memberikan peluang untuk mengintegrasikan bidang-bidang studi atau pelajaran yang sedang dihadapi dengan kehidupan yang terdapat dalam masyarakat.
Dalam memutuskan untuk berkaryawisata ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan antara lain:
	Perjalanan tersebut cocok dengan apa yang harus dipelajari peserta didik.
	Karyawisata harus dapat diselesaikan dalam waktu yang tersedia.
	Karyawisata harus bernilai sehingga sebanding dengan waktu dan kepentingan yang dikorbankan oleh kelas maupun guru.
	Karyawisata tersebut dapat melengkapi pengamatan yang tidak mungkin dilakukan dengan cara lain atau tidak.
	Perjalanan tersebut cocok bagi kelas yang bersangkutan, dan dapat membangkitkan minat dan perhatian mereka atau tidak.
	Tempat yang dituju dan rute perjalanannya cukup dapat dipertanggungjawabkan dari segi pendidikan dan keamanan atau tidak.

2)	Manusia sumber
Manusia sumber adalah orang yang memiliki keahlian atau pengalaman tertentu dan membagikan pengalamannya yang khusus itu kepada peserta didik dengan jalan diundang oleh sekolah/kelas dalam rangka melaksanakan program pengajaran/pendidikan.
Fungsi kehadiran manusia sumber adalah sebagai berikut:
•	Turut memberikan sumbangannya guna pemecahan suatu masalah.
•	Membantu memperkaya dan memperluas pengertian.
•	Membantu membangkitkan dan memperkaya peserta didik terhadap harga atau nilai minat yang mereka miliki sehingga menjadi terarah pada sesuatu yang berguna bagi kehidupannya.
•	Memperkenalkan peserta didik pada berbagai aspek lingkungan kehidupan baiksosial maupun fisik.
•	Mengembangkan peka tanggap terhadap berbagai peristiwa sosial dan berbagai segi kehidupan masyarakat.

3)	Survey masyarakat
Survey masyarakat merupakan kebalikan dari manusia sumber. Dalam hal ini peserta didik mengunjungi seseorang atau sesuatu untuk disurvey. Kunjungan itu merupakan kunjungan pendidikan dimana para peserta didik meneliti, mengamati atau mengajukanpertanyaan-pertanyaan kepada angggota masyarakat tertentu untuk menperoleh pengalaman belajar. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dalam survey masyarakat, antara lain:

a.	Wawancara 
Wawancara adalah pertemuan antarpribadi yang dilakukan secara informal antara seorang atau sejumlah peserta didik dengan seorang dewasa untuk memperoleh pendapat otoritatif atas keterangan-keterangan informal mengenai beberapa hal. Beberapa keuntungan metode wawancara antara lain:
•	Peserta didik dapat memperoleh sendiri berbagai hal mengenai kehidupan yang terdapat di dalam masyarakat yang langsung menarik perhatian mereka, seperti tentang nilai-nilai, tujuan-tujuan, gejala-gejala sosial, dsb.
•	Kunjungan langsung yang bersifat pribadi akan lebih mendekatkan hubunga antarmanusia sehingga dengan nyata peserta didik dapat memperoleh manfaat dengan melihat sendiri proses kehidupan dalan masyarakat.
•	Dapat menyelidiki betapa hubungan antarmanusia itu terjadi dan berlaku, mempertinggi kecakapan bermasyarakat dan menambah kematangan dalam  pengalaman.

b.	Obcervasi atau pengamatan
Maksud diadakanya observasi adalah:
	Menambah pengetahuan tentang gejala-gejala masyarakat, misalnya pengamatan terhadap fasilitas ibadah sholat dalam masyarakat, berapa jumlah penduduk dalam satu kampung yang melaksanakan sholat, dll.
	Mengumpulkan data yang valid, yang kemudian dapat diulang dan ditinjau secaar kritis serta intensif dalam rangka pembahasan untuk memperoleh pengertian yang lebih baik
	Sebagai pelengkap dai penggunaan tehnik-tehnik lainnya dalam menambah pengalaman belajar atau dalam mempelajari benda-benda konkret, proses-proses, dan peristiwa yang terjadi dalam masyarakat

4)	Proyek pelayanan masyarakat
Proyek pelayanan masyarakat adalah suatu upaya sekolah untuk memberikan pengabdian terhadap masyarakat melalui berbagai kegiatan sekolah/pendidikan. Disini masyarakat tidak hanya memberi melainkan juga menerima, tidak hanya memperbaiki dan membantu program sekolah melainkan juga diperbaiki dan dibantu oleh sekolah. Kegiatan itu antara lain: peran serta peserta didik dalam kegiatan hari besar Islam, seperti menjadi panitia, mengadakan pameran, membantu memberikan penjelasan tentang hari besar, ikut membagikan zakat, atau memotong dan membagikan hewan qurban.

Manfaat proyek pelayanan masyarakat
	Menambah dan meningkatkan mutu pengalaman pendidikan kepada para peserta didik secara langsung dengan mengikuti sendiri-sendiri kegiatan sebagai anggota masyarakat sesungguhnya.
	Membawa peserta didik ke arah penyadaran sepenuhnya tentang bermasyarakat dan turut serta memberikan keunutngan-keuntungan sosial.
	Mempelajari berbagai cara yang berlaku dalam kehidupan masyarakat dan berusaha memahami bahwa berkat adanya tenaga dan kemampuan yang terpendam, maka masyarakat itu dapat hidup dan berkembang sebagaimana yang dilihatnya.
	Melalui proyek ini sekolah turut memanfaatkan waktu senggang peserta didik ke dalam berbagai kegiatan- kegiatan yang berguna bagi kepentingan umum.
	Peserta didik belajar bekerja sama secara nyata dengan orang-orang dewasa, memecahkan masalah-masalah bersama yang dihadapi masyarakat setempat dan sekaligus juga membantu kelancaran tercapainya program sekolah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>PENGUASAAN METODE MEDIA KOMUNIKASI<br />
Oleh M Ihsan Dacholfany M.Ed</p>
<p>Untuk mencapai hasil belajar mengajar yang maksimal, guru harus menguasai metode media komunikasi dan terampil menggunakan berbagai alat bantu pengajaran.</p>
<p>1.	Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penetapan Metode<br />
Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi dalam penetapan metode yang akan digunakan sebagai alat dan cara penyajian bahan pengajaran, yaitu :<br />
a)	Tujuan Instruksional Khusus<br />
Merupakan unsur utama yang harus dikaji dalam rangka menetapkan metode. Metode yang hendak dipergunakan itu harus sesuai dengan tujuan, karena tujuan itulah yang menjadi tumpuan dan arah untuk memperhitungkan efektivitas suatu metode.<br />
Ciri-ciri yang terkandung dalam setiap tujuan instruksional khusus akan diperoleh dengan mengamati kejelasan tujuan, aspek dan tingkat-tingkat kemampuan yang diharapkan dari setiap aspek yang bersangkutan. Kejelasan tujuan menunjuk kepada hasil belajar, sedang tingkat-tingkat kemampuan menunjuk kepada deskripsi dari bentuk-bentuk hasil belajar.<br />
b)	Keadaan Peserta didik<br />
Merupakan unsur yang harus diperhitungkan, karena metode-metode yang hendak ditetapkan itu merupakan alat untuk menggerakan mereka agar dapat mencerna/mempelajari bahan yang akan disajikan.<br />
c)	Materi atau Bahan Pengajaran<br />
Mengingat isi, sifat dan luasannya, maka guru harus mampu menguraikan ilmu atau kecakapan dan apa-apa yang akan diajarkannya ke dalam bidang ilmu atau kecakapan yang bersangkutan.<br />
d)	Situasi<br />
Yang dimaksud situasi disini ialah suasan belajar atau suasana kelas. Termasuk suasana yang bersangkut-paut dengan keadaan peserta didik, seperti kelelahan dan semangat belajar, keadaan cuaca, keadaan guru, misalnya sudah lelah atau tiba-tiba mendapat “tekanan” (stress), keadaan kelas-kelas yang berdekatan yang mungkin mengganggu atau terganggu karena penggunaan suatu metode.<br />
e)	Fasilitas<br />
Ialah segala sesuatu yang dapat mempermudah upaya atau memperlancar kerja dalam rangka mencapai sustu tujuan. Fasilitas dibagi dua yaitu :<br />
•	Fasilitas yang bersifat fisik, seperti tempat dan perlengkapan belajar dikelas, alat-alat peraga pengajaran, buku pelajaran dan perpustakaan, tempat perlengkapan berbagai praktikum laboratorium atau keterampilan kesenian, keagamaan dan olahraga.<br />
•	Fasilitas yang bersifat non fisik, seperti “ruang gerak”, waktu, kesempatan, biaya dan berbagai aturan serta kebijaksanaan pimpinan sekolah.<br />
f)	Guru<br />
Setiap guru memiliki pribadi keguruan masing-masing. Pribadi keguruan harus senantiasa diperkembangkan untuk menyempurnakan penguasaan terhadap berbagai kompetensi di bidang keguruan.<br />
g)	Kebaikan dan Kelemahan Metode-metode<br />
Tidak ada metode yang “jelek” atau metode yang “baik”. Yang penting diperhitungkan guru dalam menetapkan metode adalah mengetahui batas-batas kebaikan dan kelemahan metode yang akan dipergunakannya.</p>
<p>2.	Metode Media Komunikasi<br />
A. Metode Demonstrasi<br />
Dipakai untuk menggambarkan suatu cara mengajar yang pada umumnya menggabungkan penjelasan verbal dengan suatu kerja fisik atau pengoperasian peralatan, barang atau benda.<br />
(1)	Manfaat Penggunaan Demonstrasi<br />
	Perhatian peserta didik dapat dipusatkan kepada hal-hal yang dianggap penting oleh guru<br />
	Dapat mengurangi kesalahan-kesalahan dalam “menangkap dan mencerna” bila dibandingkan dengan hanya membaca buku<br />
	Beberapa masalah yang dapat menimbulkan pertanyaan dapat terjawab<br />
	Menghindari “coba-coba dan “gagal yang banyak memakan waktu belajar, disamping praktis dan fungsional</p>
<p>(2)	Mempersiapkan Suatu Demonstrasi<br />
Secara umum untuk melakukan demonstrasi yang baik diperlukan :<br />
a.	Perumusan tujuan instruksional khusus yang jelas<br />
b.	Menetapkan garis besar langkah-langkah demonstrasi yang akan dilaksanakan<br />
c.	Mempertimbangkan waktu yang dibutuhkan<br />
d.	Mempertimbangkan penggunaan alat bantu pengajaran lainnya<br />
e.	Menetapkan rencana untuk kemajuan murid</p>
<p>B. Metode Dramatisasi<br />
Dramatisasi mempernyata peristiwa-peristiwa yang abstrak atau kisah-kisah yang lampau, karena itu menarik minat dan menyebabkan peserta didik bergairah untuk bekerja sama disamping untuk memberikan kepuasan belajar.<br />
(1)	Manfaat Dramatisasi<br />
	Menyalurkan ekspresi anak-anak ke dalam kegiatan yang menarik dan menyenangkan<br />
	Mendorong aktivitas, inisiatif dan kreatifitas<br />
	Memahami isi cerita secara lebih baik<br />
	Membantu menghilangkan rasa malu, perasaan rendah diri, keseganan dan keengganan serta kemurungan<br />
	Mengajar murid untuk saling bantu membantu, bekerja sama dalam melakukan dramatisasi </p>
<p> (2) Bentuk-bentuk Dramatisasi<br />
a.	Permainan bebas<br />
b.	Melakonkan suatu cerita<br />
c.	Sandiwara boneka dan wayang<br />
	Melalui media ini berbagai pelajaran dapat dipelajari oleh anak dan pengalaman-pengalaman yang diperolehnya dapat membantu mereka untuk :<br />
	Menemukan dan mengembangkan bakat-bakat yang terpendam<br />
	Mengembangkan perbendaharaan bahasa/kata, melatih berbicara dan mengucapkan suatu kata secara baik<br />
	Memperluas kecakapan tetentu sesuai dengan minat anak<br />
	Memperoleh pengetahuan tentang hal-hal tertentu, misalnya mengenai kependudukan industri dan kesenian/keagamaan<br />
C. Metode Sosiodrama dan bermain Peran<br />
Sosiodrama berarti lakon dalam masyarakat atau dapat diartikan dengan tingkah laku manusia di dalam hubungan masyarakat. Sedangkan bermain peranan berarti peserta didik memainkan suatu peranan. Dan yang dimainkan itu ialah tingkah laku manusia di dalam hubungan sosial.<br />
	Dengan demikian metode sosiodrama dan bermain peranan ialah penyajian bahan dengan cara penyajian memperlihatkan peragaan, baik dalam bentuk uraian maupun kenyataaan. Semuanya berbentuk tingkah laku dalam hubungan sosial yang kemudian diminta beberapa orang peserta didik untuk memerankannya.</p>
<p>1)	Penggunaan metode sosiodrama.<br />
Metode sosiodrama digunakan dalam rangka mencapai tujuan-tujuan yang mengandung sifat-sifat sebagai berikut:<br />
a.	Memahami perasaan orang lain.<br />
b.	Membagi pertanggungan jawab dan memikulnya.<br />
c.	Menghargai pendapat orang lain.<br />
d.	Mengambil keputusan dalam kelompok.<br />
e.	Membantu penyesuaian diri dengan kelompok.<br />
f.	Memperbaiki hubungan sosial.<br />
g.	Mengenali nilai-nilai dan sikap.<br />
h.	Melakukan ajar ulang atau memperbaiki sikap-sikap yang salah.</p>
<p>2)	Manfaat penggunaan metode sosiodrama<br />
Manfaat dari metode sosiodrama antara lain:<br />
a.	Melatih untuk berinisiatif dan berkreasi. Peserta didik dituntut mengemukakan pendapatnya, menggunakan fantasi dan tanggapannya ketika memainkan peranan tanpa teks.<br />
b.	Melatih untuk mengikuti isi pembicaraan, menganalisis dengan cepat dan mengambil keputusan /kesimpulan dalam waktu singkat, karena ia dituntut berpartisipasi dalam pembicaraan mengenai hubungan sosial yang didramatisasikan.<br />
c.	Memupuk bakat senidrama dan menumbuhkan serta membina kerja sama diantara para pemeran.<br />
d.	Membina dan mengembangkan bahasa lisan secara aktif maupun pasif (mengeluarkan dan menerima pendapat).<br />
e.	Sebagai alat peraga yang efektif untuk memperlihatkan atau membentuk pengertian mengenai hal-hal yang berkenaan masalah hubungan sosial.</p>
<p>3)	Langkah-langkah sosiodrama<br />
a)	Persiapan<br />
Yaitu mempersiapkan masalah hubungan sosial yang akan diperagakan atau pemilihan tema cerita.<br />
b)	Penentuan pelaku atau pemeran<br />
c)	Permainan sosiodrama<br />
Para pelaku memainan sosiodrama sesuai dengan imajinasi atau daya tangkap masing-masing sampai pada suatu klimaks tertentu.<br />
d)	Diskusi<br />
Diskusi berkisar pada tingkah laku para pemeran dalam hubungannya dengan tema cerita.<br />
e)	Ulangan permainan</p>
<p>D. Metode Diskusi<br />
	Diskusi kelompok dimaksudkan disini sebagai suatu proses pendekatan dari  peserta didik dalam memecahkan berbagai masalah secara analitis dan ditinjau dari berbagai titik pandangan. Tujuannya adalah menemukan pemecahan masalah.<br />
1.	Manfaat Metode Diskusi<br />
a.	Membantu peserta didik untuk tiba pada pengambilan keputusan yang lebih baik karena terdapat berbagai sumbangan pemikiran dari para peserta lainnya.<br />
b.	Mereka tidak terjebak pada jalan pikirannya sendiri yang kadang-kadang salah, penuh prasangka dan sempit, karena dengan diskusi ia mempertimbangkan alasan-alasan orang lain.<br />
c.	Berbagai diskusi timbul dari percakapan guru dan peserta didik mengenai seatu keiatan belajar yang akan mereka lakukan sehingga diharapkan hasil belajarnya lebih baik lagi.<br />
d.	Diskusi kelompok/kelas  memberi motivasi terhadap berpikir dan meningkatkan perhatian kelas terhadap apa-apa yang mereka pelajari, karena itu dapat mmbantu peserta didik menjawab pertanyaan guru dengan alasan-alasan yang memadai.<br />
e.	Membantu mendekatkan atau mengeratkan  hubungan antara kegiatan kelas dengan tingkat perhatian dan derajat pengertian dari para anggota kelas, karena dari pembicaraan itu  mereka berkesempatan menarik hal-hal baru yang mereka butuhkan<br />
f.	Apabila dilaksanakan dengan cermat maka diskusi dapat merupakan cara belajar yang menyenangkan dan merangsang pengalaman, karena dapat merupakan pelepasan ide-ide dan pendalaman wawasan mengenai sesuatu.</p>
<p>2.	Pengunaan metode diskusi<br />
a.	Menarik minat dan sesuai dengan kematamgan serta kebutuhan peserta didik.<br />
b.	Mempunyai beberapa kemungkinan jawaban yang dapat dipertahankan kebenarannya.<br />
c.	Pada umumnya dapat menghasilkan jawaban-jawaban yang lebih mengutamakan jalan pikiran, berisi pertimbangan dan perbandingan atau pengajuan alasan-alasan (argumentasi).<br />
Langkah-langkah penyelenggaraan diskusi<br />
	Membicarakan masalah yang akan didiskusikan  dibawah pimpina guru.<br />
	Peserta didik dibawah pimpina guru membentuk kelompok-kelompok diskusi.<br />
	Peserta didik berdiskusi dalam kelompoknya masing-masing dan guru mengawasi, membimbing, atau menjawab pertanyaan-pertanyaan kelompok/anggota.<br />
	Melaporkan hasil diskusi kelompok.<br />
	Semua peserta didik mencatat hasil diskusi dan secara bersama bertanggung jawab atas keberhasilan pelaksanaan putusan musyawarah tersebut.</p>
<p>3.	Peranan guru atau pemimpin diskusi (ketua)<br />
•	Pengatur lalu lintas pendapat<br />
•	Dinding penangkis bagi pertanyaan yang diajukan pada pimpinan agar diskusi tetap hidup.<br />
•	Penunjuk jalan.<br />
4.	Peranan peserta<br />
	Satu sama lain harus saling mengenal.<br />
	Peserta harus sudah mempersiapkan diri.<br />
	Para peserta harus berusaha berpikir dengan berpijak kepada masalah dan harus menilai pembicaraannya/gagasannya dari kacamata ide-ide dan fakta baru yang berkembang  dalam diskusi.<br />
	Para peserta harus cukup “sabar dan menarik”.<br />
	Para peserta harus mengembangkan rasa kebersamaan  kelompok.<br />
	Diskusi harus tetap berpegang pada pokok masalah.<br />
	Para peserta dapat saling membantu.</p>
<p>E. Metode Kerja kelompok<br />
Metode kerja kelompok adalah penyajian materi dengan cara pemberian tugas-tugas kepada kelompok-kelompok belajar yang sudah ditentukan dalam rangka mencapai tujuan.<br />
1.	Penggunaan metode kerja kelompok<br />
Metode kerja kelompok digunakan dalam rangka mencapai tujuan-tujuan sebagai berikut:<br />
	Memperoleh penguasaaan atas bahan pengajaran.<br />
	Membina kerjasama diantara para peserta didik.<br />
	Memupuk dan memelihara rasa persatuan dan kesatuan kelompok.<br />
	Melatih kepemimpinan peserta didik.<br />
	Mengembangkan rasa setia kawan dan sikap tolong menolong.<br />
	Memberi peluang untuk berinisiatif dan “mewujudkan diri” secara positif dengan memuat perencanaan dan kegiatan-kegiatan untuk kepentingan bersama.<br />
	Mengarahkan pertumbuhan dan perkembangan kepribadian peserta didik ke dalam hidup kebersamaan dalam masyarakat.<br />
2.	Langkah-langkah metode kerja kelompok<br />
a)	Membentuk kelompok.<br />
b)	Pemberian tugas pada kelompok.<br />
c)	Masing-masing kelompok mengerjakan tugasnya.<br />
d)	Guru atau guru bersama peserta didik melakukan bukan saja terhadap hasil kerja yang dicapai kelompok, melainkan juga terhadap cara bekerjasama dan aspek-aspek lain sesuai dengan tujuannya dan meliputi penilaian individual, kelompok, maupun kelas sebagai suatu kesatuan.</p>
<p>3.	Jenis dan struktur kerja kelompok<br />
Terdapat dua jenis kerja kelompok yaitu:<br />
	Kerja kelompok jangka pendek, yang pada umumnya cukup dilaksanakan pada satu kali pertemuan.<br />
	Kerja kelompok jangka panjang, yang hanya dapat diselesaikan setelah beberapa kali pertemuan.</p>
<p>4.	Dasar-dasar pengelompokan peserta didik.<br />
Pengelompokan peserta didik dapat didasarkan pada:<br />
o	Perbedaan individual. Misalnya perbedaan dalamkemampuan  belajar atau dalam minat mempelajari sesuatu seperti bahasa, matematika,dsb.<br />
o	Fasilitas belajar.<br />
o	Pembagian pekerjaan.<br />
o	Peningkatan partisipasi peserta didik<br />
o	Perbedaan jenis kelamin.</p>
<p>5.	Faktor-faktor yang mempengaruhi kerja kelompok<br />
	Kecerdasan individual, yaitu banyak terdapat anggota kelompok yang cerdas akan semakin baik hasilnya, dan sebaliknya.<br />
	Keakraban kelompok terhadap bidang masalah yang dihadapi msupun terhadap cara-cara kerjasama dalam kelompok.<br />
	Harmonis tidaknya atau keserasian hubungan emosional dan hubungan antarpribadi dalam kelompok.<br />
	Ada tidaknya semangat dan kegairahan kerja dalam kelompok.<br />
	Berat ringannya atau sukar tidaknya tugas-tugas yang dihadapi dalam kelompok.<br />
	Besar kecilnya jumlah anggota kelompok dan kemampuan pemimpin kelompok untuk menciptakan suatu struktur kerja kelompok yang baik dan memadai.</p>
<p>F. Studi Kemasyarakatan<br />
Dalam kegiatan studi kemasyarakatan, ada beberapa metode yang dapat dikembangkan antara lain:</p>
<p>1)	Karyawisata<br />
Karyawisata adalah suatu kunjungan ke suatu tempat di luar kelas yang dilaksanakan sebagai bagian integral dari kegiatan akademis dan terutama dalam rangka  mencapai tujuan pendidikan. Keuntungan yang dapat diraih dari karyawisata bagi pendidikan antara lain:<br />
	Dapat mempelajari sumber bahan yang riil sehingga peserta didik dapat menghayati kenyataan yang sesungguhnya.<br />
	Dalam karyawisata terbuka peluang bagi anak untuk mengembangkan rasa tanggung jawab, disiplin diri, inisiatif, harga diri dan mengadakan hubungan baik antara sesama mereka sendiri yang dapat menghasilkan hubungan baik dengan masyarakatnya.<br />
	Memperbesar dan memperluas minat serta perhatian terhadap tugas-tugas yang diberikan sekolah kepada mereka.<br />
	Dapat merangsang pencurahan isi pikiran baik secara lisan maupun tulisan.<br />
	Memberikan peluang untuk mengintegrasikan bidang-bidang studi atau pelajaran yang sedang dihadapi dengan kehidupan yang terdapat dalam masyarakat.<br />
Dalam memutuskan untuk berkaryawisata ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan antara lain:<br />
	Perjalanan tersebut cocok dengan apa yang harus dipelajari peserta didik.<br />
	Karyawisata harus dapat diselesaikan dalam waktu yang tersedia.<br />
	Karyawisata harus bernilai sehingga sebanding dengan waktu dan kepentingan yang dikorbankan oleh kelas maupun guru.<br />
	Karyawisata tersebut dapat melengkapi pengamatan yang tidak mungkin dilakukan dengan cara lain atau tidak.<br />
	Perjalanan tersebut cocok bagi kelas yang bersangkutan, dan dapat membangkitkan minat dan perhatian mereka atau tidak.<br />
	Tempat yang dituju dan rute perjalanannya cukup dapat dipertanggungjawabkan dari segi pendidikan dan keamanan atau tidak.</p>
<p>2)	Manusia sumber<br />
Manusia sumber adalah orang yang memiliki keahlian atau pengalaman tertentu dan membagikan pengalamannya yang khusus itu kepada peserta didik dengan jalan diundang oleh sekolah/kelas dalam rangka melaksanakan program pengajaran/pendidikan.<br />
Fungsi kehadiran manusia sumber adalah sebagai berikut:<br />
•	Turut memberikan sumbangannya guna pemecahan suatu masalah.<br />
•	Membantu memperkaya dan memperluas pengertian.<br />
•	Membantu membangkitkan dan memperkaya peserta didik terhadap harga atau nilai minat yang mereka miliki sehingga menjadi terarah pada sesuatu yang berguna bagi kehidupannya.<br />
•	Memperkenalkan peserta didik pada berbagai aspek lingkungan kehidupan baiksosial maupun fisik.<br />
•	Mengembangkan peka tanggap terhadap berbagai peristiwa sosial dan berbagai segi kehidupan masyarakat.</p>
<p>3)	Survey masyarakat<br />
Survey masyarakat merupakan kebalikan dari manusia sumber. Dalam hal ini peserta didik mengunjungi seseorang atau sesuatu untuk disurvey. Kunjungan itu merupakan kunjungan pendidikan dimana para peserta didik meneliti, mengamati atau mengajukanpertanyaan-pertanyaan kepada angggota masyarakat tertentu untuk menperoleh pengalaman belajar. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dalam survey masyarakat, antara lain:</p>
<p>a.	Wawancara<br />
Wawancara adalah pertemuan antarpribadi yang dilakukan secara informal antara seorang atau sejumlah peserta didik dengan seorang dewasa untuk memperoleh pendapat otoritatif atas keterangan-keterangan informal mengenai beberapa hal. Beberapa keuntungan metode wawancara antara lain:<br />
•	Peserta didik dapat memperoleh sendiri berbagai hal mengenai kehidupan yang terdapat di dalam masyarakat yang langsung menarik perhatian mereka, seperti tentang nilai-nilai, tujuan-tujuan, gejala-gejala sosial, dsb.<br />
•	Kunjungan langsung yang bersifat pribadi akan lebih mendekatkan hubunga antarmanusia sehingga dengan nyata peserta didik dapat memperoleh manfaat dengan melihat sendiri proses kehidupan dalan masyarakat.<br />
•	Dapat menyelidiki betapa hubungan antarmanusia itu terjadi dan berlaku, mempertinggi kecakapan bermasyarakat dan menambah kematangan dalam  pengalaman.</p>
<p>b.	Obcervasi atau pengamatan<br />
Maksud diadakanya observasi adalah:<br />
	Menambah pengetahuan tentang gejala-gejala masyarakat, misalnya pengamatan terhadap fasilitas ibadah sholat dalam masyarakat, berapa jumlah penduduk dalam satu kampung yang melaksanakan sholat, dll.<br />
	Mengumpulkan data yang valid, yang kemudian dapat diulang dan ditinjau secaar kritis serta intensif dalam rangka pembahasan untuk memperoleh pengertian yang lebih baik<br />
	Sebagai pelengkap dai penggunaan tehnik-tehnik lainnya dalam menambah pengalaman belajar atau dalam mempelajari benda-benda konkret, proses-proses, dan peristiwa yang terjadi dalam masyarakat</p>
<p>4)	Proyek pelayanan masyarakat<br />
Proyek pelayanan masyarakat adalah suatu upaya sekolah untuk memberikan pengabdian terhadap masyarakat melalui berbagai kegiatan sekolah/pendidikan. Disini masyarakat tidak hanya memberi melainkan juga menerima, tidak hanya memperbaiki dan membantu program sekolah melainkan juga diperbaiki dan dibantu oleh sekolah. Kegiatan itu antara lain: peran serta peserta didik dalam kegiatan hari besar Islam, seperti menjadi panitia, mengadakan pameran, membantu memberikan penjelasan tentang hari besar, ikut membagikan zakat, atau memotong dan membagikan hewan qurban.</p>
<p>Manfaat proyek pelayanan masyarakat<br />
	Menambah dan meningkatkan mutu pengalaman pendidikan kepada para peserta didik secara langsung dengan mengikuti sendiri-sendiri kegiatan sebagai anggota masyarakat sesungguhnya.<br />
	Membawa peserta didik ke arah penyadaran sepenuhnya tentang bermasyarakat dan turut serta memberikan keunutngan-keuntungan sosial.<br />
	Mempelajari berbagai cara yang berlaku dalam kehidupan masyarakat dan berusaha memahami bahwa berkat adanya tenaga dan kemampuan yang terpendam, maka masyarakat itu dapat hidup dan berkembang sebagaimana yang dilihatnya.<br />
	Melalui proyek ini sekolah turut memanfaatkan waktu senggang peserta didik ke dalam berbagai kegiatan- kegiatan yang berguna bagi kepentingan umum.<br />
	Peserta didik belajar bekerja sama secara nyata dengan orang-orang dewasa, memecahkan masalah-masalah bersama yang dihadapi masyarakat setempat dan sekaligus juga membantu kelancaran tercapainya program sekolah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: gusti padmanaba</title>
		<link>http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-3045</link>
		<dc:creator>gusti padmanaba</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 18:56:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-3045</guid>
		<description>minta info bila ada lowongan kerja di angkasa pura 1 dan II untuk di prov bali ( ngurah rai air port ).saya lulusan sarjana teknik mesin siap untuk mengabdi di angkasa pura I dan II.terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>minta info bila ada lowongan kerja di angkasa pura 1 dan II untuk di prov bali ( ngurah rai air port ).saya lulusan sarjana teknik mesin siap untuk mengabdi di angkasa pura I dan II.terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: NIta</title>
		<link>http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-3010</link>
		<dc:creator>NIta</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 13:03:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-3010</guid>
		<description>Tolong dong saya minta info lowongan kerja di instansi pemeritah. krm ke e-mail.
Thanks....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tolong dong saya minta info lowongan kerja di instansi pemeritah. krm ke e-mail.<br />
Thanks&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Emerlandy</title>
		<link>http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-3001</link>
		<dc:creator>Emerlandy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2009 07:29:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-3001</guid>
		<description>Saya lulusan S-1 Teknik Informatika, saya minta tolong untuk informasi lowongan pekerjaan BUMN atau kantor-kantor pemerintahan.

Terima Kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya lulusan S-1 Teknik Informatika, saya minta tolong untuk informasi lowongan pekerjaan BUMN atau kantor-kantor pemerintahan.</p>
<p>Terima Kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: agus winarno</title>
		<link>http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-2964</link>
		<dc:creator>agus winarno</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 02:44:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-2964</guid>
		<description>mana low pekerjaanya nih?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mana low pekerjaanya nih?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: khilfida maulida</title>
		<link>http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-2700</link>
		<dc:creator>khilfida maulida</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 04:27:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-2700</guid>
		<description>salam hormat,

saya lulusan Diploma Akuntansi (D3). saya minta tolong untuk informasi lowongan BUMN.Di departemen apa saja. kalau bisa di PT. JASA RAHARJA atau PT. JASA MARGA.Senang sekali jika anda berkenan membalas coment saya. Saya tunggu.

Terima Kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam hormat,</p>
<p>saya lulusan Diploma Akuntansi (D3). saya minta tolong untuk informasi lowongan BUMN.Di departemen apa saja. kalau bisa di PT. JASA RAHARJA atau PT. JASA MARGA.Senang sekali jika anda berkenan membalas coment saya. Saya tunggu.</p>
<p>Terima Kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: helmi</title>
		<link>http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-2617</link>
		<dc:creator>helmi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 07:50:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-2617</guid>
		<description>tolonhla infokan kepada saya loker yang baru 2009</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tolonhla infokan kepada saya loker yang baru 2009</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: vikin</title>
		<link>http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-2340</link>
		<dc:creator>vikin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2008 07:14:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-2340</guid>
		<description>tolong kirim lowongan kerja teknik informatika dan teknik arsitektur</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tolong kirim lowongan kerja teknik informatika dan teknik arsitektur</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: vikin</title>
		<link>http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-2339</link>
		<dc:creator>vikin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2008 07:13:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lowongan.blog.friendster.com/2007/04/bumn-badan-usaha-milik-negara/#comment-2339</guid>
		<description>kita harus berusaha untuk menjadi pengusaha namun untuk saat ini saya belum punya modal jadi saya ingin bekerja dulu mencari modal kemudian mendirikan usaha 

bagi temen temen yang punya modal namun tidak bisa memenej silahkan hubungi vikin 0858 683 666 34</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kita harus berusaha untuk menjadi pengusaha namun untuk saat ini saya belum punya modal jadi saya ingin bekerja dulu mencari modal kemudian mendirikan usaha </p>
<p>bagi temen temen yang punya modal namun tidak bisa memenej silahkan hubungi vikin 0858 683 666 34</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
